Visi-Misi GMIT 2015-2019

Visi Pelayanan GMIT

Terwujudnya GMIT sebagai gereja yang misioner, yaitu GMIT sebagai:

  1. Gereja yang memahami diri sebagai keluarga Allah yang terikat oleh Kasih Kristus dan secara bersama-sama ikut serta dalam karya penyelamatan Allah bagi dunia;
  2. Gereja yang memahami diri sebagai umat keluaran yang diutus ke dalam dunia untuk membawa Syalom Allah di mana semua anggota GMIT berfungsi sebagai surat Kristus yang hidup untuk membawa kabar baik bagi dunia sesuai dengan teladan Kristus, Sang Diakonos Agung;
  3. Gereja yang jemaat-jemaatnya saling membina, membangun dan bertumbuh menuju kedewasaan penuh sesuai dengan kepenuhan Kristus.

 

Misi GMIT

Untuk mewujudkan visinya maka GMIT terpanggil untuk melaksanakan misi pelayanan Koinonia, Marturia, Diakonia, Liturgia dan Oikonomia yang selanjutnya disebut sebagai Panca Pelayanan GMIT.

  1. Menghadirkan GMIT sebagai sebuah persekutuan Gereja Kristen yang Esa, Kudus dan Am serta Rasuli yang secara inklusif menyampaikan Syalom Allah di dunia dalam kebersamaan dan kesetaraan dalam pelayanan dan secara aktif mengembangkan persekutuan hidup yang produktif sebagai warga Indonesia serta memajukan kebaikan dunia dan kemanusiaan;
  2. Mengembangkan teologia dan spiritualitas yang menyatakan jati diri GMIT sebagai utusan Kristus yang oleh karenanya memungkinkan keterlibatan segenap anggota jemaat GMIT dalam berbagai bidang kehidupan di dunia sebagai pengejawantahan kesaksian hidup;
  3. Menyatukan, mengarahkan dan mendayagunakan berbagai karunia dan talenta anggota GMIT dalam pelayanan bagi jemaat dan masyarakat untuk menjawab berbagai kebutuhan nyata warga jemaat, masyarakat dan kemanusiaan secara holistik, komprehensif dan berkelanjutan;
  4. Menghadirkan GMIT sebagai komunitas ibadah yang visioner dan misioner, sesuai jati diri GMIT yang khas, yang diwujudnyatakan dalam seluruh aspek kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan kemanusiaan;
  5. Membangun struktur dan fungsi GMIT yang berdisiplin, kreatif, produktif dan memiliki akuntabilitas yang tinggi sebagai landasan organisasi yang tangguh guna terlibat dalam berbagai aktivitas pelayanan dalam azas presbiterial-sinodal sekaligus memiliki kepedulian ekologi yang tinggi.